LAPORAN AKHIR MODUL 1 ELEKTRONIKA



Nama                              : Muhammad Rahel

No BP                              : 2410952027

Kelompok                       : 4

Tanggal Praktikum        : Selasa, 21-Oktober-2025

Asisten Praktikum         : Aulia Rahma Okto Bendsi

                                        Luthfi Fhadlurrahman



1. Jurnal [Kembali]


A. Percobaan Karakteristik Dioda

Vd

Id

Resistor

Gelombang

Input

Output

 3 V

 0,17 mA

220 Ω






 

2,8 V 

 0,18 mA

330 Ω








B. Percobaan Karakteristik Dioda Zener

Resistor

Vd

Id

220 Ω

2,55 V

0,22 mA

330 Ω

2,44 V

0,21 mA

470 Ω

2,33 V

0,21 mA


C. Half Bridge Rectifier

Vin

Resistor atau kapasitor

Gelombang Output

6 V

220 Ω

 


470 Ω




1000 uF

 



D. Full Bridge Rectifier

Vin

Resistor atau kapasitor

Gelombang Output

6 V

220 Ω

 


470 Ω

 


1000 uF

 


2. Prinsip Kerja [Kembali]

A. Dioda

Dioda berfungsi untuk menghantarkan arus listrik hanya dalam satu arah (dari anoda ke katoda) dan menghambat arus dalam arah sebaliknya. Dioda memiliki 2 kondisi yaitu:

1. Forward Bias (Bias Maju)
Pada kondisi ini, anoda dihubungkan ke kutub positif dan katoda ke kutub negatif sumber. Akibatnya, penghalang potensial (depletion layer) di persambungan PN menjadi tipis. Elektron dari sisi N mudah berpindah ke sisi P, dan hole dari sisi P juga bergerak ke sisi N.

2. Reverse Bias (Bias Mundur)
Pada kondisi ini, anoda dihubungkan ke kutub negatif dan katoda ke kutub positif. Hal ini membuat penghalang potensial melebar sehingga pergerakan muatan menjadi sulit sehingga arus tidak mengalir.


B. Dioda Zener

Dioda Zener adalah jenis dioda khusus yang dirancang untuk dapat beroperasi pada kondisi bias balik (reverse bias) tanpa mengalami kerusakan. Berbeda dengan dioda biasa yang hanya menghantarkan arus pada bias maju, dioda Zener justru dimanfaatkan karena kemampuannya menstabilkan tegangan saat bekerja dalam bias balik. Prinsip kerjanya didasarkan pada efek Zener dan efek avalanche, di mana pada saat tegangan balik mencapai nilai tertentu yang disebut tegangan Zener , dioda akan mulai menghantarkan arus dalam arah terbalik. Tegangan pada dioda Zener akan tetap hampir konstan meskipun arus yang melewatinya berubah-ubah, sehingga sangat berguna sebagai penstabil tegangan pada rangkaian elektronik. Dalam penerapannya, dioda Zener sering digunakan pada rangkaian regulator tegangan, proteksi rangkaian, dan pembatas tegangan untuk menjaga agar komponen lain tidak rusak akibat lonjakan tegangan yang berlebihan.

C. Half Bridge Rectifier

Prinsip kerja Half Bridge Rectifier (penyearah setengah gelombang) adalah mengubah sinyal AC menjadi DC dengan menggunakan satu dioda dan beban resistor:

  1. Saat gelombang positif (positif di anoda, negatif di katoda)
    Dioda dalam kondisi forward bias, sehingga arus dapat mengalir dari sumber AC melalui dioda menuju beban resistor. Pada saat ini, beban menerima tegangan dan arus yang searah (positif).

  2. Saat gelombang negatif (negatif di anoda, positif di katoda)
    Dioda dalam kondisi reverse bias, sehingga arus tidak dapat mengalir. Akibatnya, pada beban tidak ada arus dan tegangan (nol).


D. Full Bridge Rectifier

Prinsip kerja Full Bridge Rectifier (penyearah gelombang penuh dengan jembatan dioda) adalah mengubah sinyal AC menjadi DC menggunakan empat dioda yang disusun dalam bentuk jembatan.

  1. Saat gelombang positif (setengah siklus positif AC):

    • Dua dioda dalam keadaan forward bias (menghantarkan arus).

    • Dua dioda lainnya dalam keadaan reverse bias (menghambat arus).

    • Arus mengalir melalui beban dengan arah tertentu (misalnya dari atas ke bawah).

  2. Saat gelombang negatif (setengah siklus negatif AC):

    • Pasangan dioda yang tadinya non-aktif kini menjadi forward bias.

    • Pasangan dioda yang sebelumnya aktif kini menjadi reverse bias.

    • Arus kembali mengalir melalui beban, tetap dengan arah yang sama seperti pada setengah siklus positif.

3. Video Percobaan [Kembali]

Penjelasan Kondisi 1





Karakteristik Dioda





Dioda Zener




Dioda Half Bridge rectifier




Dioda Full Bridge Rectifier





  1. Analisa pengaruh tegangan input terhadap tegangan dan arus pada rangkaian forward bias.
    Jawab:
    Pada Kondisi forward bias tegangan Input sangat mempengaruhi tegangan dan arus yang melewatinya, Ketika nilai tegangan Mput lebin kecil dari 0,7 V (atau dibawah nilai ambang) untuk dioda Silikon dioda belum dapat mengantarkan arus karna dioda ada nilai tegangan kerja (biasanya 0,7) Setelah tegangan inputnya diatas nilai ambang/tegangan kerjanya barulah diuda dapat mengantarkan arus
  2. Analisa pengaruh tegangan input terhadap tegangan dan arus pada rangkaian reverse bias.
    Jawab:
    Pada kondisi reverse bias tegangan input yang diberikan berlawanan dengan arah konduksi dioda. Ketika tegangan dan arus input kecil hingga sedang dioda hampir sepenuhnya menghambat arus yang lewat hanya arus bocor yang nilainya kecil (disebut arus reverse leakead). Tegangan Pada dioda Sendiri akan mengikuti besar tegangan Input karena dioda tidak Mengailrkan. Namun ketika nilai tegangan input dinaikkan sampai melewati batas tertentu (tegangan breakdown) maka dioda akan mengalami kondisi breakdown pada kondisi ini arus reverse meningkat drastis meskipun kenaikan tegangan relatif kecil.
  3. Analisa prinsip kerja dari diode zener berdasarkan percobaan.
    Jawab:
    Berdasarkan hasil percobaan dioda zener bekerja dengan cara menjaga tegangan tetap stabil meskipun tegangan masukkannya berubah-ubah. Pada Saat dioda zener diberi tegangan terbalik (reverse bias) awalnya arus tidak mengalir, tetapi ketika tegangan terbalik sudah mencapai nilai tertentu yang disebut tegangan zener, dioda mulai mengantarkan arus kearah berlawanan dan menahan tegangan agar tidak naik lebih tinggi dari nilai tersebut.
  4. Analisa gelombang output pada rangkaian Half Bridge Rectifier.
    Jawab:

    Tegangan outputnya seperti itu karna dioda pada Half Bridge Rectifler ini hanya satu dioda dan ini hanya dapat mengubah siklus positif pada gelombang Input AC nya sebab dioda hanya akan mengantarkan arus saat Forward bias yaitu saat input barniai Positif. pada saat siklus negatif dioda itu akan dalam kondisi reverse bias yang mana saat reverse bias dioda akan menahan arus yang akan melewatinya, sehingga mengakibatkan hanya gelombang sikius Positif yang akan dialirkan ke beban.
  5. Analisa gelombang output pada rangkaian Full Bridge Rectifier.
    Jawab:

    Bentuk gelombang seperti itu karna pada rangkaian ini terdapat empat buah dioda yang disusun seperti jembatan untuk mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. Pada saat setengah gelombang positif dari sinyal AC, dioda D₁ dan D₂ dalam keadaan menghantar, sedangkan dioda D₃ dan D₄ tidak menghantar. Arus mengalir melalui beban dalam satu arah tertentu, misalnya dari kiri ke kanan. Ketika setengah gelombang negatif, kondisi dioda akan berbalik, yaitu D₃ dan D₄ menghantar sementara D₁ dan D₂ tidak, tetapi arah arus pada beban tetap sama seperti sebelumnya. Dengan demikian, arus yang mengalir pada beban selalu searah, sehingga dihasilkan gelombang output yang seluruhnya bernilai positif.Apabila rangkaian ini dilengkapi dengan kapasitor filter, maka kapasitor akan mengisi muatan pada puncak gelombang dan melepaskannya saat tegangan turun, sehingga bentuk gelombang menjadi lebih halus dan mendekati tegangan DC murni.

5. Download File[Kembali]

Download Laporan Akhir [disini]

Download file rangkaian kondisi 1 [disini]

    Datasheet Alternator [disini]

    Datasheet Bridge [disini]

    Datasheet Resistor [disini]

    Datasheet Osciloscop [disini]












    Komentar

    Postingan populer dari blog ini

    LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM MODUL 2

    Laporan Akhir Modul 3 Elektronika

    LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM MODUL 4